NEWS DIMADURA,
SUMENEP -
Ribuan santri yang mengatasnamakan diri sebagai
santri milenial memadati Gedung Islamic Center Batuan
Sumenep, Madura, Minggu sore 20 Oktober 2024.
Ya, mereka berkumpul dalam rangka memperingati
Hari Santri Nasional 2024 melalui kegiatan istighasah demi keselamatan bangsa dan agar Pilkada
Sumenep yang bakal dihelat tanggal 27 November mendatang.
Acara yang dimulai sejak pukul 14.00 hingga 16.00 WIB ini tidak hanya dihadiri oleh
ribuan santri dari berbagai penjuru
Sumenep, para sesepuh dan kiai kharismatik dari berbagai daerah juga turut serta memanjtakan doa bersama-sama.
Ketua
Santri Milenial Sumenep, Febrianto, menyampaikan apresiasinya kepada seluruh santri yang hadir. “Saya sangat berterima kasih dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada teman-teman
santri milenial yang telah hadir. Ini adalah bukti semangat dan kebanggaan kita sebagai santri,†ucap dia saat sambutan.
Febrianto lanjut menyampaikan bahwa kegiatan istighasah ini sekaligus menjadi momentum penting bagi para santri untuk merenungkan peran mereka dalam menjaga moralitas dan nilai-nilai keagamaan.
Ia juga menegaskan tentang pentingnya persatuan dan kerukunan, terutama menjelang Pilkada 2024. “Pesan saya, dalam menghadapi Pilkada 2024, kita harus tetap menjaga kerukunan. Meski berbeda pilihan, persatuan adalah yang utama,†katanya.
[caption id="attachment_7647" align="aligncenter" width="680"]

MOMEN
HSN 2024. Ketua
Santri Milenial, Febrianto, bersama Cabup
Sumenep Nomor Urut 1 Achmad Fauzi Wongsojudo (Foto: Firman for
dimadura)[/caption]
Achmad Fauzi Wongsojudo yang juga hadir dalam acara istighasah ini, dalam sambutannya juga mengapresiasi peran santri dalam sejarah bangsa Indonesia.
“Sejarah mencatat bahwa santri memiliki kontribusi besar dalam kemerdekaan Indonesia. Dan hari ini, santri kembali berperan dalam menyongsong Indonesia emas 2045,†tutur pria yang sedang menjalani masa cuti sebagai Bupati
Sumenep itu.
Acara yang berlangsung dengan penuh kehangatan ini juga diwarnai dengan sesi interaksi antara Bupati Fauzi dan para santri. Dalam sesi kuis berhadiah, Fauzi memberikan pertanyaan terkait sejarah dan peran santri, yang disambut antusias oleh para peserta. Tiga santri dan dua santriwati yang berhasil menjawab pertanyaan Fauzi mendapatkan hadiah spesial dari sang bupati.
Lebih dari seribu santri yang hadir bersama para kiai menyatukan hati dalam doa istighasah untuk keselamatan bangsa dan kelancaran Pilkada 2024. Acara ini tidak hanya memperkuat ikatan antar santri, tetapi juga menegaskan peran penting mereka dalam menjaga nilai-nilai moral di tengah masyarakat.
Achmad Fauzi dalam pidatonya juga memberikan motivasi kepada
santri milenial agar tetap berperan aktif dalam pembangunan bangsa.
“Santri adalah pilar penting bagi negeri ini. Dengan jihad santri, kita dapat mempersiapkan diri menjadi generasi unggul dalam pengetahuan, moralitas, dan kepemimpinan,†pungkas Cabup
Sumenep nomor urut 1 yang berpasangan dengan KH Imam Hasyim.
Sekadar diketahui, pada Pilkada Serentak 2024 mendatang, Paslon Fauzi-Imam (FAHAM) bakal bersaing merebut hati dan suara rakyat
Sumenep dengan Paslon FINAL, pasangan Cabup-cawabup KH Ali Fikri A Warits dan KH Muh. Unais Ali Hisyam.***