Ferran Torres sebenarnya kembali menjebol gawang Argentina pada menit ke-113. Namun, gol tersebut kembali dianulir karena penyerang Spanyol itu lebih dulu berada dalam posisi offside saat menerima umpan terobosan.

Memasuki menit-menit akhir, Argentina berupaya meningkatkan intensitas serangan demi mengejar ketertinggalan. 

Peluang terbaik diperoleh Giuliano Simeone, tetapi tembakannya masih melambung di atas mistar gawang sehingga gagal mengubah kedudukan.

Sepanjang 90 menit waktu normal, Spanyol tampil dominan dalam penguasaan permainan. 

Tim Matador terus menekan pertahanan Argentina dan tercatat melepaskan 10 tembakan tepat sasaran, meski seluruhnya belum mampu menghasilkan gol.

Sebaliknya, Argentina kesulitan mengembangkan permainan di bawah tekanan Spanyol. 

Lionel Messi dan rekan-rekannya gagal menciptakan peluang berbahaya, bahkan tidak mampu mencatatkan satu pun tembakan sepanjang waktu normal.

Kemenangan ini mengantarkan Spanyol kembali menjadi kampiun dunia sekaligus menegaskan dominasi mereka sepanjang turnamen dengan penampilan yang solid di lini pertahanan serta efektif dalam memanfaatkan peluang pada momen-momen krusial. ***