Sebelumnya, santri mereka telah meraih penghargaan dalam lomba pidato Bahasa Arab, ghina’ Arabi, hingga konferensi akademik.
Pengasuh Pondok Pesantren Annuqayah Lubangsa, KH. Muhammad Shalahuddin, A. Warits Ilyas Asy-Syarqawi, melihat keberhasilan ini sebagai bukti bahwa santri memiliki peluang besar di panggung global.
“Mereka berangkat membawa ilmu, pulang membawa kebanggaan. Tak ada batas bagi mereka yang terus belajar dan berani mencoba,†ungkap Ra Mamak, sapaan akrab Pengasuh Ponpes Annuqayah daerah Lubangsa.
Pencapaian ini diharapkan menjadi pemantik semangat bagi santri lainnya untuk terus mengembangkan kemampuan dan memperluas wawasan, dengan tetap menjadikan nilai-nilai pesantren sebagai pijakan utama.***

