Iksan menambahkan, saat ini Sumenep terus mendorong penguatan identitas melalui Peraturan Daerah (Perda) tentang Keris, satu-satunya di Indonesia.
[caption id="attachment_12439" align="aligncenter" width="700"]
Bupati Fauzi dan Menteri Fadli Zon telusuri jejak budaya keris di Sumenep (Foto: Istimewa/Doc. Dimadura)[/caption]
Ia juga mengingatkan bahwa Sumenep telah ditetapkan UNESCO sebagai Kota Keris Dunia, menegaskan posisi Sumenep sebagai rumah besar warisan budaya keris Nusantara.
Dengan semangat Hari Keris Nasional, Sumenep berharap bisa terus menginspirasi generasi muda untuk mencintai dan melestarikan warisan leluhur, memperkuat jati diri budaya bangsa di mata dunia
"Walaupun ditetapkan di Malang, Hari Keris Nasional adalah tonggak sejarah perkerisan Indonesia, yang salah satu akarnya berawal dari Kabupaten Sumenep," tandasnya.***

