“Kami sangat mendukung program ketahanan dan swasembada pangan. Kerja sama dengan Dinas Pertanian Sumenep ini diharapkan bisa memberikan kontribusi nyata bagi Jawa Timur dan Indonesia,” kata Sokip, yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua PWI Jatim Bidang Kerja Sama.

Ke depan, SMSI dan DKPP Sumenep berkomitmen menindaklanjuti kunjungan ini dengan program konkret. Mulai dari seminar, forum diskusi hingga kegiatan advokasi kebijakan untuk memperkuat sektor pertanian.

“Kami ingin kerja sama ini menjadi pilot project. Harapannya bisa menginspirasi daerah lain di Jatim dalam meningkatkan produksi pangan,” imbuh Sokip.

Diketahui, Kementerian Pertanian menargetkan tambahan produksi beras sebanyak 2 juta ton di Jawa Timur pada 2025. Pemerintah Provinsi Jatim saat ini tengah memacu capaian tersebut dari produksi sebelumnya sebesar 5,3 juta ton pada 2024.***