Ditegaskan, bahwa bantuan pangan harus disalurkan secara gratis dari gudang hingga titik pembagian di desa.

Dalam proses distribusinya, Bulog bekerja sama dengan pemerintah desa dan PT Jasa Prima Logistik (JPL).

Untuk alokasi Oktober – November, Bulog mencatat distribusi sekitar 8 ton beras dan 1,6 juta liter minyak di wilayah Madura.

Angka tersebut menjadi acuan distribusi yang harus dipastikan tiba di titik pembagian di masing-masing desa. "Jumlah tersebut untuk satu kali distribusi, terhitung untuk dua bulan," ungkapnya.

Bulog juga menegaskan bahwa tugas mereka sebatas menyiapkan dan menyalurkan barang melalui rekanan resmi sesuai mekanisme yang berlaku.

Sementara itu, data penerima bantuan bersumber dari DTSEN atau Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional yang dikelola Kementerian Sosial dan Badan Pusat Statistik sebagai dasar penetapan penerima. ***