Saat mempertanyakan dana Rp1 juta yang disebut hilang dari rekeningnya, Anwar mengaku justru diarahkan untuk menindaklanjuti persoalan tersebut melalui layanan Halo BCA.

“Pihak BCA malah menyuruh saya untuk mengurus persoalan ini ke Hallo BCA,” tuturnya, menirukan penjelasan petugas saat ditemui di kantor cabang.

Lebih lanjut, Anwar menyebut pihak kantor cabang menjelaskan bahwa proses pengembalian dana bukan berada dalam kewenangan level cabang, melainkan berada pada unit atau manajemen lain.

Hingga laporan ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari manajemen Bank Central Asia terkait dugaan hilangnya saldo nasabah tersebut.

Anwar berharap pihak bank segera memberikan kepastian dan mengembalikan dana miliknya. Ia juga meminta persoalan serupa tidak kembali menimpa nasabah lain.

“Saya hanya ingin kejelasan dan saldo saya kembali. Jangan sampai nasabah dirugikan terus,” pungkas Anwar.

***