SUMENEP, DIMADURA – Sekretaris Komisi II DPRD Sumenep, Irwan Hayat, mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep untuk memperkuat program pembinaan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Menurutnya, pendampingan yang dilakukan secara terstruktur menjadi salah satu langkah penting agar UMKM mampu berkembang dan meningkatkan daya saing di tengah persaingan usaha yang semakin kompetitif.
Irwan mengatakan, sektor UMKM memiliki kontribusi besar terhadap pergerakan ekonomi masyarakat. Karena itu, potensi yang dimiliki para pelaku usaha di Kabupaten Sumenep perlu terus didorong melalui kebijakan yang berkelanjutan.
"Sumenep memiliki potensi UMKM yang sangat besar. Banyak produk unggulan lahir dari kreativitas masyarakat dengan berbagai inovasi. Potensi ini harus terus dikembangkan agar mampu memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas," kata Irwan, Rabu (29/7).
Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menilai, pengembangan UMKM tidak cukup hanya dengan menyediakan ruang promosi atau pemasaran.
Pemerintah daerah, kata dia, perlu menghadirkan pendampingan yang menyentuh berbagai aspek usaha, mulai dari peningkatan kualitas produk hingga strategi pengembangan bisnis.
Menurut Irwan, masih banyak pelaku UMKM yang menjalankan usahanya secara mandiri dengan keterbatasan pengetahuan, baik dalam pengelolaan usaha maupun pemasaran.
Padahal, melalui pembinaan yang tepat, kata dia, peluang mereka untuk tumbuh menjadi usaha yang lebih kuat akan semakin terbuka.
"Pendampingan yang dilakukan secara serius akan memberikan dampak positif, mulai dari perencanaan produk, peningkatan mutu, sampai strategi pemasaran yang efektif," katanya.
Selain peningkatan kapasitas sumber daya manusia, Irwan juga menyoroti pentingnya pembenahan kemasan produk agar memiliki nilai jual yang lebih tinggi dan mampu bersaing di pasar.

