SUMENEP, DIMADURA–Pimpinan Cabang (PC) Pagar Nusa Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, mengirim 20 pendekar untuk mengikuti Pendidikan dan Pelatihan Pertama (Diktama) Pasukan Inti (PASTI) Pagar Nusa di Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, 8-9 Agustus 2026.
Puluhan pendekar tersebut dipersiapkan menjadi bagian dari Pasukan Inti Pagar Nusa yang memiliki tugas pengamanan kegiatan organisasi, termasuk mendukung pengamanan rangkaian Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) yang dijadwalkan berlangsung di Tambakberas, Jombang.
Ketua PC Pagar Nusa Sumenep KH Abdul Muiz mengatakan, para peserta perlu mengikuti seluruh proses pendidikan dengan serius.
Menurut dia, Diktama tidak hanya menjadi ruang untuk meningkatkan kemampuan bela diri, tetapi juga membentuk kedisiplinan dan tanggung jawab peserta.
"Kami berharap para calon Pasukan Inti ini nantinya mampu memberikan pengamanan secara khusus, terutama dalam menjaga dan memberikan rasa aman kepada para ulama dan kiai," ujar Abdul Muiz.
Ke-20 calon PASTI tersebut dilepas langsung oleh Abdul Muiz dari markas PC Pagar Nusa Sumenep.
Mereka menjadi bagian dari sekitar 200 calon PASTI dari berbagai cabang Pagar Nusa se-Jawa Timur yang mengikuti pendidikan selama dua hari di kawasan Tambakberas.
Abdul Muiz menekankan, tugas sebagai Pasukan Inti harus dijalankan secara santun dan terukur.
Kemampuan seorang pendekar, kata dia, tidak semata-mata dinilai dari keterampilan fisik, tetapi juga dari kemampuan mengendalikan diri serta menjaga etika ketika menjalankan tugas.
"Menjadi Pasukan Inti bukan hanya soal kemampuan fisik. Ada disiplin, tanggung jawab, loyalitas, dan akhlak yang harus dijaga. Dalam menjalankan tugas, para pendekar harus tetap santun, terukur, dan mengedepankan etika," katanya.

