Kolaborasi dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) turut diperkuat melalui program rehabilitasi rumah warga. Khofifah menyebut terdapat 20 rumah yang mendapat bantuan rehabilitasi dari Baznas Jawa Timur. Baznas Sumenep juga disiapkan untuk menambah dukungan apabila kebutuhan di lapangan melebihi jumlah tersebut.
“Jikalau ada yang 20 itu kurang, maka Baznas Sumenep akan menambahkan,” ujarnya.
Pada sektor ekonomi, Pemprov Jatim menggelar pasar murah untuk mendekatkan kebutuhan pokok kepada masyarakat dengan harga di bawah harga pasar. Khofifah menyebut kegiatan pasar murah telah dilaksanakan sekitar 165 kali sepanjang 2026.
Menurut dia, lokasi pasar murah sengaja diarahkan mendekati kawasan permukiman, bukan berdekatan dengan pasar tradisional. Strategi tersebut diharapkan mempermudah masyarakat memperoleh kebutuhan pokok sekaligus membantu menjaga keterjangkauan harga.
“Setiap pasar murah saya selalu minta jangan berdekatan dengan pasar tradisional, dekatkan dengan permukiman,” kata Khofifah.
Pemprov Jatim juga mendukung penyaluran air bersih di daerah yang mengalami krisis air. Khofifah menyebut sebanyak 25 kabupaten/kota di Jawa Timur menghadapi persoalan tersebut. Bantuan provinsi diberikan untuk melengkapi upaya yang telah dilakukan pemerintah kabupaten dan kota.
Sementara itu, dalam rangka memperingati usia ke-81 Provinsi Jawa Timur, kegiatan penghijauan turut dilakukan melalui penanaman 81 pohon di lingkungan sekolah. Jumlah tersebut disesuaikan dengan usia provinsi pada tahun ini.
Khofifah mengatakan, rangkaian program tersebut merupakan bagian dari pendekatan terpadu untuk menjangkau kebutuhan masyarakat di berbagai daerah.
“Jadi, sosial ada, pendidikan ada, kesehatan ada,” kata Khofifah. ***

