NEWS, SUMENEP - Yayasan Al-Hidayah, Pangarangan, Sumenep, Madura kembali menggelar Tasmik Akbar V dan Wisuda Tahfidz Qur'an XIII bagi siswa dan siswi SDIT Al-Hidayah di Gedung KORPRI, Minggu 5 Mei 2024.

Acara ini dihadiri segenap pengurus Yayasan Al-Hidayah, dewan guru SDIT Al-Hidayah, segenap wisudawan-wisudawati dan para wali murid.

Tema Wisuda

Wisuda Tahfidz Qur'an SDIT Al-Hidayah tahun ini mengangkat tema "Akhlakku Al-Qur'an" dengan mendatangankan seorang penceramah muda, Ustadz Miftahul Arifin, Lc.


BACA JUGA: 5 Contoh Anekdot atau Paleggiran Bahasa Madura https://dimadura.id/5-contoh-paleggiran-bahasa-madura/

Dalam pidatonya, perceramah muda kelahiran tanggal 28 Desember 1991 itu menyinggung sekelumit tentang maksud 'Akhlakku Al-Qur'an' yang menjadi tema wisuda tahfidz Qur'an ke-XIII SDIT Al-Hidayah 2024.

"Tema wisuda ini adalah Akhlakku Al-Qur'an, bahwa dengan menghafal ayat-ayat dalam Alquran, tujuan utamanya adalah kita bisa berakhlak dengan mengamalkan nilai-nilai dalam Alquran," jelas Ustadz Miftah, membuka ceramah.

Ia kemudian menceritakan kisah Siti Aisyah ketika ditanya oleh seorang Sahabat Rasulullah tentang akhlak Nabi Muhammad.

"Siti Aisyah radhiyallahu 'anha menjawab, sungguh akhlak dan perangai Rasulullah adalah Alquran, bahwa dalam riwayat lain disebutkan, sungguh Rasulullah adalah aplikasi dari nilai-nilai Alquran yang berjalan di atas muka bumi ini," jelasnya.

Ustadz Miftah lalu mengajak segenap undangan yang hadir pada khususnya, dan umat Muslim secara umum, agar dapat meneladani akhlak Rasulullah sebagaimana pesan yang tersurat dan yang tersirat dalam Alquran dengan membaca sebuah ayat:

"Laqad kãna lakum fi rasūlillãhi uswatun hasanatun liman kãna yarjullãha wal yaumal ãkhirata wa dzakarallãha katsiīrã."