SAKIP, menurutnya, bukan sekadar penghargaan, tetapi juga menjadi alat penilaian efektif untuk mengukur kinerja OPD di berbagai daerah.

“Penerapan SAKIP ini dapat mengubah paradigma kerja pemerintahan. Tidak hanya soal penganggaran, tetapi juga memastikan bahwa program yang direncanakan dapat tercapai secara efektif dan efisien,” jelasnya.

Ia berharap dengan penghargaan ini, setiap OPD di Kabupaten Sumenep semakin termotivasi untuk bekerja maksimal dalam meningkatkan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat. “Mari bekerja secara maksimal dan tingkatkan pelayanan untuk masyarakat Sumenep,” pungkasnya.

Sekadar diketahui, SAKIP Award 2024 yang mengusung tema “Menguatkan Sinergi, Mewujudkan Akuntabilitas Untuk Indonesia Maju” menjadi ajang bergengsi untuk menilai kinerja pemerintah daerah. Acara tersebut dihadiri oleh para Wali Kota, Bupati, serta Pejabat Kepala Daerah lainnya, yang masing-masing hadir dengan tiga orang pendamping, termasuk Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto.

Nuansa budaya turut memeriahkan acara melalui dresscode Pakaian Nusantara atau Batik 2024, mencerminkan kekayaan budaya Indonesia dalam penghargaan yang berfokus pada peningkatan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.***