Menggunakan kata-kata yang memiliki lebih dari satu makna atau bisa diasosiasikan dengan hal lain. Contoh:

Kota apa yang paling ringan? Jawab: Jakarta (karena "karta" mirip "kertas").

Ayam apa yang bisa nulis? Jawab: Ayam Pena.

4. Pantun atau Berima

Tebak-tebakan dalam bentuk pantun atau kalimat yang berima bisa membuatnya lebih menarik. Contoh:

Beli sayur di tengah kota, pulangnya bawa paprika. Aku ini hewan bertanduk dua, kalau marah suka menyeruduk. Jawab: Kerbau.

5. Logika Matematika

Jenis tebak-tebakan ini menggunakan angka atau hitungan yang memiliki jawaban mengecoh. Contoh:

5 + 5 hasilnya bukan 10, tapi kalau dibalik malah jadi lebih besar. Jawab: 55.

6. Tebak Gambar atau Visual