Penjelasan dari rumah sakit dan pemeriksaan terhadap catatan medis diperlukan untuk mengurai kejadian secara objektif.
Pengakuan soal permintaan penghapusan video
Persoalan lain muncul setelah pemilik akun TikTok tersebut mengaku mendapat permintaan untuk menghapus video yang telah diunggahnya.
Dalam komunikasi dengan redaksi, pemilik akun menyebut ada pihak yang meminta rekaman tersebut dihapus dengan alasan persoalan sebaiknya diselesaikan melalui pembicaraan.
“Tolong hapus video ini, biar dibicarakan baik-baik saja,” demikian pesan yang disampaikan kepada pemilik akun, sebagaimana keterangannya kepada redaksi.
Ketika ditanya apakah pihak rumah sakit menghubunginya terkait video tersebut, pemilik akun menjawab, “Iya.”
Pemilik akun juga menyampaikan informasi yang diterimanya mengenai kemungkinan pihak rumah sakit mencari alamat keluarga yang berduka untuk menemui mereka dan membicarakan persoalan tersebut.
Namun, keterangan itu belum mengungkap secara terperinci identitas pihak yang menghubungi pemilik akun, isi komunikasi secara utuh, ataupun apakah permintaan penghapusan video tersebut secara langsung berasal dari manajemen RS BHC.
Belum terdapat pula bukti yang cukup untuk memastikan adanya ancaman atau pemaksaan. Oleh sebab itu, dugaan intimidasi tidak dapat dinyatakan sebagai fakta.
Klarifikasi lebih lanjut dari pemilik akun dan pihak yang disebut menghubunginya diperlukan untuk memastikan konteks komunikasi tersebut.

