Ia mengatakan pengawasan terhadap fasilitas pelayanan kesehatan di Sumenep mencakup seluruh rumah sakit dan puskesmas, bukan hanya satu fasilitas tertentu.

“Kalau kami tidak hanya fokus kepada satu rumah sakit, melainkan ke semua rumah sakit dan Puskesmas, pasti melakukan monitoring dan evaluasi,” tuturnya.

Sementara itu, upaya konfirmasi kepada pihak RS BHC belum memperoleh tanggapan.

Media ini telah menghubungi Sandra melalui WhatsApp pada pukul 09.28, 09.29, 12.57, dan 13.42 WIB pada Jumat, 16 Oktober 2026. Hingga berita ini disusun, pesan tersebut belum dijawab.

Upaya meminta keterangan secara langsung juga dilakukan dengan mendatangi RS BHC sekitar pukul 10.00 WIB. Namun, petugas keamanan tidak mengizinkan awak media menemui Sandra dengan alasan belum ada janji pertemuan. ***