Kala itu, Rofi'ie sempat meyakinkan Zaini bahwa uang tersebut tidak ada sangkut-pautnya dengan dirinya.
"Itu kan permintaan Pak Hanis. Hanya disuruh berikan kepada Pak Zaini," kata Rofi'ie, menirukan apa yang sempat ia sampaikan kepada Zaini.
Zaini pun mengalah dan mengatakan dirinya akan segera berkoordinasi dengan Hanis.
Uang Dikembalikan
Dua minggu setelahnya, Zaini kembali menghubungi Rofi'ie untuk bertemu. Padamulanya, Rofi'ie mengira ada perkembangan informasi terkait kasus yang menimpa buah hatinya. Tetapi fakta mengatakan lain, lagi-lagi Zaini menyodorkan uang Rp22 juta tersebut untuk dikembalikan kepadanya.
"Pak Zaini mengatakan, bahwa dia tidak bisa membantu, karena akan berangkat haji. Uang itu disuruh kembalikan kepada Pak Hanis," tuturnya.
Uang tersebut pun dikembalikan oleh Zaini kepadanya, tepat pada hari Selasa, satu pekan sebelum meninggalnya Zainol. Sebagaimana diketahui, Zainol meninggal tepat pada Minggu (2/6) pagi.
Seketika itu, Rofi'ie langsung membawa uang tersebut ke Kantor Kejari Sumenep untuk diberikan kepada Jaksa Hanis. Rofi'ie sempat diminta agar menunggu dalam waktu yang cukup lama.
"Ternyata kata resepsionis, Pak Hanis tidak bisa ditemui. Pak Hanis mengatakan, cukup bertemu di pengadilan," ungkapnya.
Merasa Dipingpong

